Mempererat Silaturahmi, KPU Pangkep Berbagi dan Menyapa Anak-Anak Panti
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melaksanakan kunjungan ke Panti Asuhan Muhammadiyah yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Tumampua, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU Pangkep dalam mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, KPU Pangkep menyerahkan santunan kepada pihak panti. Rombongan KPU Pangkep diterima oleh perwakilan pengelola panti, Drs. H. Amiruddin Muhkamat, serta bertemu langsung dengan anak-anak panti. Pada kesempatan yang sama, kegiatan juga diisi dengan doa bersama. Adapun pihak KPU Pangkep yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Anggota KPU Pangkep Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Hasanuddin G. Kuna, Sekretaris KPU Pangkep Zainal Abidin, Kasubag Parmas dan SDM Muhammad Afif Ruslin, serta sejumlah staf sekretariat KPU Pangkep. KPU Pangkep berharap dapat terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat, memperkuat nilai kebersamaan, serta menumbuhkan semangat berbagi, khususnya dalam menyongsong datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. ....
KPU Pangkep Bangun Sinergi dengan Kemenag, Perkuat Data Pemilih dan Edukasi Kepemiluan
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melakukan audiensi ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangkep, Rabu (4/2/2026). Audiensi ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi lintas instansi dalam penguatan data pemilih serta perluasan jangkauan sosialisasi dan pendidikan pemilih di Kabupaten Pangkep. Audiensi tersebut dipimpin oleh Plh. Ketua KPU Pangkep Saiful Mujib, didampingi Kordiv Parmas Hasanuddin G. Kuna, Kordiv Rendatin Samsudiarti, serta Kasubag Parmas Muhammad Afif Ruslin. Rombongan KPU Pangkep disambut langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Pangkep H. Ramli Rasyid di ruang kerjanya. Salah satu fokus utama pembahasan adalah koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), khususnya terkait pemilih pemula yang berada di lingkungan pendidikan di bawah naungan Kemenag. Selain memastikan keakuratan data santri pondok pesantren dan siswa Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Pangkep yang telah atau akan memenuhi syarat sebagai pemilih, KPU Pangkep juga memandang penting pemanfaatan momentum tersebut untuk menjangkau pemilih pemula melalui kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Dalam audiensi tersebut, KPU Pangkep juga mewacanakan rencana kerja sama edukasi kepemiluan dengan Kemenag Pangkep, termasuk melalui skema nota kesepahaman (MoU). Wacana ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dalam pertemuan lanjutan guna membahas bentuk kolaborasi yang lebih konkret, termasuk kemungkinan pemanfaatan momentum kegiatan keagamaan pada bulan Ramadan sebagai ruang edukasi demokrasi yang bersifat informatif dan non-partisan. Pihak Kemenag Pangkep menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program KPU, baik dalam hal akses data pemilih pemula maupun fasilitasi ruang-ruang sosialisasi di lingkungan pendidikan dan keagamaan. Ke depan, KPU Pangkep akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Kemenag Pangkep sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor, baik dalam pemutakhiran data pemilih yang akurat dan mutakhir maupun dalam perluasan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Sinergi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk pemilih yang sadar dan cerdas demi keberlanjutan demokrasi di Kabupaten Pangkep. ....
Jelang Akhir Tahun Anggaran, KPU RI Atensi Khusus Pengelolaan Keuangan KPU Pangkep
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menerima kunjungan kerja Kepala Bagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan (Aklap) KPU Republik Indonesia, M. Aminsyah, bersama tim, Rabu (10/12/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari atensi internal KPU RI terhadap perkembangan pengelolaan dan pelaporan keuangan satuan kerja, khususnya dalam menghadapi tahapan akhir Tahun Anggaran 2025. Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah hal strategis terkait kesiapan laporan keuangan serta langkah-langkah yang perlu segera dilakukan menjelang penutupan tahun anggaran. Salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah kebutuhan informasi terkait Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris yang sekaligus menjalankan fungsi sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), guna memastikan kelancaran proses pengelolaan anggaran hingga akhir tahun. M. Aminsyah juga menekankan pentingnya pemahaman yang utuh terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pejabat perbendaharaan. Pemahaman ini, menurutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab jajaran sekretariat, tetapi juga perlu dipahami bersama oleh para komisioner. Dengan demikian, terdapat kesamaan pengetahuan dan perspektif mengenai batasan peran, kewenangan, serta tanggung jawab masing-masing pihak dalam pengelolaan anggaran negara di satuan kerja. Kunjungan kerja tim Aklap KPU RI ini turut didampingi oleh Kepala Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Asmar Sugianto, beserta jajaran. Kehadiran KPU Provinsi Sulsel diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan pendampingan kepada KPU Kabupaten Pangkep dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan sesuai regulasi. KPU Pangkep berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelaporan keuangan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan lembaga penyelenggara pemilu yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab. ....
KPU Pangkep Rampungkan PDPB 2025 dengan Tren Pemilih Meningkat
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025 di Aula Kantor KPU Pangkep, Senin (8/12/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi, antara lain Bawaslu Pangkep, Kodim 1421, Polres, Kesbangpol, Disdukcapil, Kementerian Agama, Rutan, serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX. Pelaksana harian (Plh.) Ketua KPU Pangkep, Saiful Mujib, membuka kegiatan dengan menegaskan pentingnya pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan sesuai amanat PKPU Nomor 1 Tahun 2025. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan daftar pemilih tetap mutakhir dan mencerminkan kondisi faktual di lapangan. “Kami beberapa kali turun melakukan kroscek dan menemukan data yang tidak sesuai, misalnya pemilih yang dinyatakan meninggal ternyata masih hidup. Karena itu sangat penting memastikan siapa saja yang masih memenuhi syarat sebagai pemilih, dan siapa yang sudah tidak lagi memenuhi syarat,” ungkapnya. Saiful Mujib memaparkan sejumlah kategori pemilih yang harus diperbarui datanya, seperti pemilih yang meninggal dunia, anggota TNI/Polri, atau yang pindah domisili. KPU juga intens berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mendapatkan data terbaru, termasuk calon pemilih pemula. Di luar kerja-kerja PDPB, Saiful Mujib turut menyampaikan sejumlah kegiatan lain yang saat ini dijalankan KPU Pangkep, seperti agenda pendidikan pemilih di sekolah-sekolah, khususnya bagi siswa kelas XII yang akan menjadi pemilih pada Pemilu 2029. Ia berharap kegiatan pendidikan pemilih dapat diperluas ke madrasah dan pesantren melalui kerja sama dengan Kementerian Agama. Selain itu, KPU Pangkep juga tengah memfasilitasi partai politik dalam melakukan pemutakhiran data keanggotaan, keterwakilan perempuan, dan kesekretariatan melalui aplikasi SIPOL, yang hasil perubahannya akan diplenokan sesuai ketentuan. Selanjutnya, Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Samsudiarti, kemudian memimpin jalannya pleno sekaligus memaparkan hasil rekapitulasi PDPB Triwulan IV. Pada triwulan ini, seluruh 13 kecamatan di Kabupaten Pangkep mengalami peningkatan jumlah pemilih dibandingkan triwulan sebelumnya. “Secara keseluruhan, jumlah pemilih pada Triwulan IV Tahun 2025 mencapai 260.429 pemilih, dengan kenaikan rata-rata sebesar 1,03 persen,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa tren peningkatan pemilih terjadi di setiap triwulan sepanjang tahun 2025. Bahkan, jika dibandingkan dengan DPT Pilkada 2024 yang berjumlah 249.362 pemilih, terjadi kenaikan yang cukup signifikan. Setelah pemaparan, perwakilan instansi yang hadir menyampaikan masukan serta tanggapan terkait proses pemutakhiran data. KPU Pangkep merespons seluruh masukan tersebut secara positif dan terbuka, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci dalam menghasilkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. KPU Pangkep menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian para perwakilan instansi yang hadir. Tanggapan dan saran yang diberikan menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Pangkep. Rapat pleno ditutup dengan penyerahan Berita Acara Rekapitulasi PDPB Triwulan IV Tahun 2025 kepada seluruh instansi yang hadir sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas proses pemutakhiran data pemilih. Sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik, dokumen terkait rekapitulasi tersebut dapat diakses melalui laman JDIH KPU Pangkep untuk Salinan Keputusan Penetapan Rekapitulasi PDPB, serta tautan BA Rekap PDPB untuk Berita Acara Rekapitulasi. ....
Kunjungan Inspektur Utama KPU RI Bahas Penguatan Akuntabilitas dan Kinerja KPU Pangkep
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menerima kunjungan kerja Inspektur Utama KPU RI, Nanang Priyatna, pada Rabu (26/11/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan kepada satuan kerja di wilayah Sulawesi Selatan. Inspektur Utama hadir bersama Kepala Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Asmar Sugianto, dan disambut oleh Sekretaris KPU Pangkep, Agus Salim, beserta jajaran sekretariat serta Ketua KPU Pangkep, Ichlas, bersama para Komisioner. Dalam arahannya, Nanang Priyatna menekankan pentingnya menjaga semangat kerja pasca pelaksanaan tahapan pemilu dan pilkada. Ia menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa catatan tindak lanjut di berbagai satuan kerja KPU secara nasional. Kondisi ini menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan ketertiban administrasi dan memperkuat tata kelola lembaga. Nanang menggarisbawahi bahwa penguatan komunikasi baik internal maupun eksternal merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas kinerja lembaga. Ia menegaskan bahwa akuntabilitas tercermin dalam laporan keuangan dan laporan kinerja yang menjadi objek audit BPK. Dalam kesempatan tersebut ia juga menyinggung capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian yang telah diraih KPU sebanyak lima kali sejak 2017 hingga 2024, dan berharap capaian tersebut dapat dipertahankan pada tahun 2025. Lebih lanjut, Inspektur Utama menyampaikan perlunya penyempurnaan mekanisme pengelolaan anggaran dan pengadaan dalam penyelenggaraan pilkada. Menurutnya, pendanaan melalui APBN memberikan ruang pengendalian dan proses pengujian yang lebih kuat sehingga pelaksanaan program dapat berlangsung lebih terstandar dan akuntabel di seluruh satuan kerja. Ia juga menilai bahwa pengadaan barang skala besar seperti alat peraga kampanye, bahan kampanye, dan logistik sebaiknya dilakukan secara terkonsolidasi agar disparitas harga dapat ditekan dan kebutuhan daerah dapat menyesuaikan kondisi geografisnya. Kunjungan kerja ini menjadi momen evaluasi sekaligus penguatan bagi KPU Pangkep untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan administrasi dan layanan publik. Selain mendengarkan penjelasan dari Inspektur Utama, jajaran KPU Pangkep juga terlibat dalam diskusi terbuka yang berlangsung hangat dan konstruktif. Berbagai pertanyaan, pengalaman, serta masukan teknis disampaikan secara langsung, mencerminkan komitmen bersama untuk terus memperbaiki sistem kerja serta memperkuat koordinasi demi menjaga profesionalitas dan integritas lembaga. ....
KPU Pangkep Mendorong Budaya Belajar ASN Lewat Sistem Pelatihan Digital
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - Pelayanan pemilu yang baik tidak lahir begitu saja. Di belakangnya, ada proses panjang untuk memastikan setiap jajaran KPU memiliki kompetensi yang selalu diperbarui, dikelola secara rapi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Salah satu upaya untuk memastikan hal itu adalah peningkatan kualitas melalui Sistem Informasi Manajemen Pelatihan (SIMPEL). Sekretariat KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) SIMPEL yang diselenggarakan secara daring oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (16/11/2025). Sekretaris KPU Sulsel, Muhammad Adnan Tahir, membuka kegiatan dengan menegaskan bahwa SIMPEL adalah bagian penting dalam pengembangan kapasitas SDM KPU se-Sulsel. Ia mengajak seluruh jajaran sekretariat untuk mengevaluasi pengelolaan pelatihan masing-masing dan meningkatkan kapasitas pada bidangnya, sehingga dapat benar-benar menunjang tugas pokok dan fungsi yang menjadi tanggung jawab setiap unit kerja. Dalam sesi materi, kegiatan dipandu oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia KPU RI, Ilham, yang sekaligus menjadi salah satu narasumber utama. Ia menguraikan bagaimana SIMPEL tidak hanya berfungsi sebagai alat administrasi, tetapi juga sebagai instrumen untuk memastikan manajemen pelatihan berjalan lebih terstruktur dan linear dengan kebutuhan lembaga. Dengan pengelolaan yang baik, kualitas pelatihan dapat dipantau, dievaluasi, dan diarahkan secara lebih tepat. Narasumber berikutnya, Idat bersama tim Tenaga Ahli Pengembangan Kompetensi SDM KPU RI, memberikan pemahaman teknis mengenai penggunaan aplikasi, mulai dari penginputan data hingga pelaporan pelatihan. Pemaparan mereka membantu peserta memahami alur kerja sistem dan fitur-fitur yang mendukung efisiensi tata kelola pelatihan di lingkungan KPU. Penguatan pengelolaan pelatihan bukan hanya kepentingan internal. SIMPEL membantu memastikan bahwa setiap pelatihan yang dijalankan benar-benar menghasilkan peningkatan kapasitas yang dapat dirasakan masyarakat melalui layanan KPU yang lebih siap dan dapat dipercaya. Dengan pemanfaatan SIMPEL secara optimal ke depan, KPU Pangkep berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan publik melalui SDM yang memiliki kompetensi terukur dan dikelola dengan standar yang lebih baik. ....