Silaturahmi dengan Kapolres Pangkep, KPU Bahas Prioritas Nasional pada Masa Pra-Tahapan
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melakukan koordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Pangkep terkait perkembangan kegiatan Prioritas Nasional KPU pada masa pra-tahapan Pemilu. Koordinasi tersebut berlangsung di Mapolres Pangkep, Selasa (1/9/2026). Jajaran KPU Pangkep dipimpin Plt. Ketua KPU Pangkep Saiful Mujib dan diterima langsung Kapolres Pangkep AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., di ruang kerjanya. Pertemuan membahas informasi terkini mengenai kegiatan-kegiatan KPU yang menjadi bagian dari Prioritas Nasional pada masa pra-tahapan. Koordinasi lintas sektoral ini dilakukan untuk memastikan perkembangan kegiatan di tingkat daerah dapat dipahami bersama oleh para pemangku kepentingan terkait. Menurut Saiful Mujib, koordinasi dengan kepolisian menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman yang sama mengenai aktivitas KPU, khususnya pada periode pra-tahapan Pemilu. Selain membahas kegiatan kelembagaan, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi jajaran KPU Pangkep untuk bersilaturahmi sekaligus berkenalan dengan Kapolres yang belum lama bertugas di Kabupaten Pangkep. Dalam pertemuan itu, KPU dan Polres juga bertukar informasi mengenai kondisi terkini di wilayah Kabupaten Pangkep sebagai bagian dari komunikasi antarlembaga. Kunjungan tersebut dihadiri Anggota KPU Pangkep H. Satria Hasan dan Samsudiarti, Sekretaris KPU Pangkep Fitria, serta Kasubbag Teknis dan Hukum Hariani. Dari jajaran Polres Pangkep turut hadir Kasat Intelkam AKP Suhardi, S.H., dan Kanit Politik Sat Intelkam IPDA Andi Nurtaslim, S.Psi. ....
Lewat LENTERA, KPU Pangkep Kenalkan Hak Memilih kepada Siswa SLB Negeri 1 Pangkep
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - Setiap warga negara memiliki hak untuk mengenal dan menggunakan hak pilihnya, termasuk mereka yang membutuhkan pendekatan khusus dalam memperoleh informasi kepemiluan. Semangat tersebut menjadi perhatian KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) saat melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih melalui program LENTERA (Lingkar Edukasi Pemilih Rentan dan Marginal) di SLB Negeri 1 Pangkep, Selasa (1/9/2026). LENTERA merupakan program yang dikembangkan KPU Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendukung Pendidikan Pemilih Berkelanjutan, yang menjadi bagian dari Program Prioritas Nasional KPU RI. Di tingkat kabupaten, program tersebut diimplementasikan KPU Pangkep dengan menyasar kelompok pemilih yang membutuhkan akses informasi kepemiluan secara lebih inklusif. Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi SLB Negeri 1 Pangkep diajak mengenal hak mereka sebagai warga negara sekaligus memahami dasar-dasar kepemiluan. Materi disampaikan dengan pendekatan yang sederhana dan interaktif, mulai dari pengenalan peran penyelenggara pemilu hingga prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Agar informasi dapat diterima dengan baik oleh peserta, kegiatan turut didukung oleh penerjemah bahasa isyarat. Kehadiran penerjemah menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi selama penyampaian materi dan simulasi. Menariknya, penerjemah tersebut merupakan alumnus SLB Negeri 1 Pangkep. Kehadiran alumnus tersebut menghadirkan cerita tersendiri dalam kegiatan. Pernah menjadi bagian dari lingkungan sekolah yang sama, ia kini kembali untuk membantu adik-adik di almamaternya mengenal hak dan pengalaman sebagai pemilih. Plt. Ketua KPU Pangkep, Saiful Mujib, turut memberikan penjelasan mengenai tata cara memberikan suara. Para siswa diperkenalkan dengan surat suara serta proses pemungutan suara melalui simulasi yang menggunakan bilik dan kotak suara. Suasana belajar berlangsung interaktif ketika para siswa mendapat kesempatan mempraktikkan secara langsung proses memilih. Mereka mencoba memasuki bilik, menggunakan surat suara, dan memasukkannya ke dalam kotak suara layaknya pemilih di tempat pemungutan suara. Bagi para siswa, simulasi tersebut tidak hanya menjadi cara untuk memahami tahapan pemberian suara, tetapi juga memberikan gambaran mengenai pengalaman mereka ketika kelak menggunakan hak pilih. Kepala UPT SLB Negeri 1 Pangkep, Nasriadi, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan tentang demokrasi dan kepemiluan perlu diberikan secara inklusif agar setiap peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mengenal hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara. Bagi KPU Pangkep, pendidikan pemilih tidak berhenti pada pengenalan teknis mencoblos. Pemahaman mengenai hak memilih perlu dibangun dengan cara yang dapat dijangkau oleh setiap warga, termasuk kelompok rentan dan marginal. Melalui LENTERA, KPU Pangkep berupaya menghadirkan ruang belajar yang lebih dekat, ramah, dan partisipatif. Sebab, menjadi pemilih bukan hanya tentang datang ke TPS dan memberikan suara, tetapi juga tentang memahami bahwa setiap suara memiliki arti dalam kehidupan demokrasi. ....
KPU Pangkep Ikuti Pelantikan Pejabat Tinggi Madya Sekretariat Jenderal KPU Secara Daring
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mengikuti prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU secara daring, Rabu (26/8/2026). Prosesi tersebut diikuti Komisioner KPU Pangkep bersama jajaran Sekretariat dari Aula Kantor KPU Pangkep. Turut hadir Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat (Humas) KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Sutami, serta Kepala Subbagian SDM KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Sufyanindra. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dipimpin oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin. Dalam sambutannya, Afifuddin menyampaikan bahwa pejabat yang dilantik merupakan orang-orang yang telah dipilih dan dinilai terbaik untuk mengemban amanah di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU. Ia mengingatkan bahwa KPU sebagai lembaga publik harus terus dijaga bersama. Menurutnya, tidak ada lembaga maupun manusia yang sempurna sehingga setiap kekurangan perlu menjadi ruang untuk belajar dan memperbaiki diri. Dalam prosesi tersebut, empat pejabat Pimpinan Tinggi Madya ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 94/TPA Tahun 2026. Keempat pejabat tersebut yakni Drs. Suryadi, M.Si. sebagai Sekretaris Jenderal KPU; Drs. Kusmanto Riwu Djo Naga, M.Si. sebagai Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal KPU; Dr. Cahyo Ariawan, A.Pi., M.M. sebagai Deputi Bidang Dukungan Teknis Sekretariat Jenderal KPU; serta Wida Nurfaida, S.T., M.T. sebagai Inspektur Utama Sekretariat Jenderal KPU. Pelantikan ini menjadi bagian dari penyegaran kepemimpinan di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU. Bagi jajaran KPU di daerah, keberadaan pejabat pimpinan tinggi madya turut menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola kesekretariatan dan pelaksanaan tugas kelembagaan di seluruh tingkatan KPU. ....
KPU Pangkep Dalami Penilaian Maturitas SPIP Tahun 2026
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - Ketepatan menyiapkan bukti dukung menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Hal tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam Bimbingan Teknis dan Pengisian Kertas Kerja Maturitas SPIP yang diikuti KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Senin (24/8/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tersebut berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. Komisioner KPU Pangkep mengikuti kegiatan bersama Sekretaris, jajaran Kasubbag, serta sejumlah staf yang tergabung dalam tim asesor. Kegiatan dibuka oleh Anggota KPU RI Divisi Hukum dan Pengawasan, Iffa Rosita. Dalam sambutannya, Iffa menyampaikan bahwa keberhasilan penerapan SPIP tercermin dari tingkat kematangan atau maturitas pada masing-masing satuan kerja. Ia mengingatkan bahwa penerapan SPIP bukan pekerjaan satu bagian saja. Setiap unsur dalam organisasi memiliki peran dalam memastikan pengendalian intern berjalan dalam proses kerja. “SPIP tidak bisa berjalan sendiri. Semua komponen dalam organisasi punya peran yang sama penting,” tegas Iffa. Iffa juga mendorong peserta untuk mencermati tata cara penilaian mandiri dan pengisian kertas kerja, termasuk bukti dukung yang diperlukan pada setiap parameter penilaian. Selanjutnya, Inspektur Wilayah II KPU RI, H. Bakhtiar, memberikan arahan terkait pelaksanaan evaluasi maturitas SPIP tahun 2026. Ia menyampaikan adanya penyesuaian pada instrumen kertas kerja serta perluasan sampel satuan kerja yang akan dinilai. Karena itu, setiap satuan kerja perlu memahami mekanisme penilaian dan mempersiapkan dokumen pendukung secara cermat. Memasuki sesi materi, Auditor Ahli Madya BPKP RI Elis Lisnawati dan Auditor Ahli Muda BPKP RI Putriane memaparkan Overview Pedoman dan Proses Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi serta tata cara pengisian kertas kerja maturitas SPIP. Pembahasan mencakup tiga aspek penilaian, yakni penetapan tujuan, struktur dan proses, serta pencapaian tujuan SPIP. Pada aspek struktur dan proses, penilaian mencakup lima unsur SPIP, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Kelima unsur tersebut menjadi bagian dari kerangka penilaian maturitas SPIP yang terintegrasi dengan sejumlah parameter lainnya. Peserta kemudian diajak mempraktikkan langsung pengisian kertas kerja masing-masing. Narasumber menjelaskan bagian-bagian dalam kertas kerja secara bertahap, termasuk jenis data dukung yang perlu disiapkan dan disesuaikan dengan parameter yang dinilai. Bagi KPU Pangkep, sesi praktik tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan proses pengisian kertas kerja dapat dilakukan sesuai instrumen penilaian. Pemahaman terhadap setiap parameter dan kelengkapan bukti dukung menjadi perhatian tim asesor dalam menindaklanjuti proses penilaian maturitas SPIP tahun 2026. Rangkaian kegiatan ditutup oleh Iffa Rosita dengan penekanan agar materi yang diperoleh tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diterapkan dalam proses kerja di masing-masing satuan kerja. ....
Semarak Kemerdekaan, KPU Pangkep Rayakan Kebersamaan Lewat Ragam Lomba
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - Suasana berbeda terasa di Kantor KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Kamis (13/8/2026). Rutinitas pekerjaan sejenak berganti dengan tawa, sorak, dan keseruan dalam Semarak Kemerdekaan yang digelar untuk menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Mengusung tema “Rayakan Kemerdekaan, Eratkan Kebersamaan”, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran KPU Pangkep. Beragam perlombaan disiapkan dengan konsep sederhana, tetapi cukup untuk menghadirkan suasana kompetitif sekaligus menghibur. Perlombaan dimulai dengan permainan memindahkan bola dan memasukkan paku ke dalam botol. Ada pula lomba tangkap ikan yang menguji kreativitas sekaligus kesabaran peserta. Potongan kertas berbentuk ikan harus diarahkan menuju wadah yang telah disediakan hanya dengan memanfaatkan dorongan angin dari kipas tangan. Keseruan berlanjut melalui pertandingan futsal dengan mengenakan daster. Permainan yang biasanya identik dengan adu kemampuan mengolah bola itu tampil dengan suasana berbeda ketika para peserta harus bergerak lincah dengan pakaian yang tidak biasa digunakan dalam aktivitas olahraga. Kemeriahan semakin terasa ketika kegiatan ditutup dengan lomba karaoke. Tidak sekadar mengejar kemenangan, setiap perlombaan justru menghadirkan sisi lain dari jajaran KPU Pangkep, berkompetisi, saling memberi semangat, sekaligus menikmati waktu bersama. Semarak Kemerdekaan tahun ini digelar tanpa kemasan yang berlebihan. Keterbatasan sarana dan kesederhanaan pelaksanaan tidak mengurangi arti dari kegiatan tersebut. Justru dari hal-hal sederhana, kebersamaan di antara jajaran dapat tumbuh dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban. ....
Merawat Sinergi Lintas Lembaga untuk Mendukung Program Kepemiluan pada Masa Pra Tahapan
Pangkajene, kab-pangkep.kpu.go.id - Penyelenggaraan kepemiluan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan tahapan, tetapi juga oleh kesiapan yang dibangun jauh sebelumnya melalui kolaborasi antarlembaga. Atas dasar itu, KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di daerah guna mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas nasional pada masa pra tahapan pemilu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rangkaian audiensi bersama Ketua DPRD Kabupaten Pangkep, Haris Gani, di Kantor DPRD Pangkep pada Rabu (29/7/2026), serta Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, di Rumah Jabatan Bupati pada Jumat (7/8/2026). Dalam kedua pertemuan tersebut, KPU Pangkep menyampaikan perkembangan sejumlah kegiatan prioritas nasional pada masa pra tahapan pemilu. Pembahasan difokuskan pada pelaksanaan pendidikan pemilih berkelanjutan, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, serta pemutakhiran data partai politik di Kabupaten Pangkep. Program-program tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas data kepemiluan sekaligus memperluas pendidikan demokrasi kepada masyarakat secara berkesinambungan. Plt. Ketua KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Saiful Mujib, mengatakan bahwa masa pra tahapan merupakan periode penting untuk membangun kesiapan kelembagaan melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. "Masa pra tahapan bukan berarti tidak ada pekerjaan yang harus dipersiapkan. Justru pada periode inilah berbagai program prioritas, seperti pendidikan pemilih, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, dan pemutakhiran data partai politik, perlu didukung melalui koordinasi yang baik dengan para pemangku kepentingan. Karena itu, kami membangun komunikasi sejak dini agar setiap program dapat berjalan lebih efektif sesuai tugas dan kewenangan masing-masing," ujar Saiful. Dalam kesempatan tersebut, KPU Pangkep juga mengajak Pemerintah Kabupaten Pangkep dan DPRD Kabupaten Pangkep untuk terus mendukung pelaksanaan berbagai program kepemiluan sesuai dengan peran kelembagaan masing-masing, sehingga implementasinya dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Pangkep secara efektif. Pada audiensi bersama Bupati Pangkep, pembahasan turut mencakup penguatan demokrasi lokal melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Selain itu, kedua belah pihak mendiskusikan penataan aset penunjang operasional kelembagaan guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi KPU, dengan tetap berpedoman pada mekanisme administrasi serta ketentuan yang berlaku sesuai arahan KPU RI. Sementara itu, dalam pertemuan bersama DPRD Kabupaten Pangkep, Ketua DPRD Haris Gani menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program yang dijalankan KPU Pangkep. Dukungan tersebut mencerminkan kesamaan komitmen dalam membangun kolaborasi antarlembaga demi mendukung pelaksanaan tugas-tugas kelembagaan KPU di daerah. Koordinasi yang terbangun melalui rangkaian audiensi ini menjadi bekal penting bagi KPU Pangkep dalam menjalankan berbagai program pada masa pra tahapan. Dengan komunikasi yang terus terjaga bersama pemerintah daerah dan DPRD, setiap langkah yang ditempuh diharapkan semakin efektif, akuntabel, dan mampu memperkuat kualitas layanan kepemiluan bagi masyarakat Kabupaten Pangkep. ....