Berita Terkini

PERIODE DESEMBER, KPU PANGKEP TETAPKAN DPB SEBANYAK 232.833 PEMILIH

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pangkep kembali menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode Desember, Jumat (31/12) di Aula Kantor KPU Pangkep yang dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU beserta Sekretaris, Kasubag dan Staf dan Operator Datin. Dalam Pleno rekapitulasi internal ini menetapkan pemilih DPB periode Desember sebanyak 232.833 dengan rincian pemilih laki-laki 111.121 dan pemilih perempuan sebanyak 121.712 yang juga telah menjaring Pemilih Disabilitas dan Pemilih Pemula. Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Rohani mengungkapkan bahwa bulan Desember ini mendapatkan pemilih baru sebanyak 230 pemilih, Tidak Memenuhi Syarat sebanyak 233 dan pemilih yang melakukan ubah data sebanyak 14 pemilih. " Ada 230 Pemilih baru yang kami dapatkan datanya, sebagian besar merupakan Pemilih Pemula yang kami jaring melalui perekaman keliling di sekolah bersama Disdukcapil bulan ini " ujar Rohani. " Selain itu untuk kategori Pemilih TMS disebabkan karena 110 orang meninggal dunia, 106 pemilih pindah domisili keluar dari wilayah Pangkep, 17 orang menjadi anggota TNI " tutup Rohani.

GELAR RAKOR STAKEHOLDERS, KPU PANGKEP EVALUASI DPB TAHUN 2021

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menggelar Rapat Koordinasi Forum Stakeholders, Senin (27/12) di Aula KPU Pangkep. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Pangkep serta sejumlah stakeholders undangan seperti Polres, Kodim 1421, Bawaslu, Disdukcapil, DPMD, Disdik Wilayah IX, Dinas Kesehatan, Kemenag, Rutan, Kesbangpol dan beberapa Partai Politik. Rohani selaku Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi mengungkapkan bahwa Rakor ini merupakan rakor ke-4 sepanjang pelaksanaan Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021 sebagaimana regulasi yang mengatur pelaksanaan rakor bersama stakeholders setiap tiga bulan sekali. " Ini rakor keempat yang kami gelar mengundang sejumlah stakeholders, selain membahas DPB di bulan-bulan sebelumnya periode September-November juga berkoordinasi untuk penyusunan bulan Desember ini" Ujar Rohani. Namun yang berbeda dalam pelaksanaan Rakor  Stakeholders kali ini sekaligus melaksanakan beberapa agenda seperti mengevaluasi pelaksanaan DPB Tahun 2021 dan melaksanakan launching secara hybrid bersama KPU Provinsi Sulsel untuk Aplikasi SIP DAPIL serentak di 24 Kabupaten/Kota serta menyesuaikan beberapa hal dalam teknis pelaksanaan DPB sesuai regulasi terbaru yakni PKPU 6 Tahun 2021."Jadi selain mengevaluasi dan menyusun DPB Periode desember dengan mendengar saran dan masukan para pihak sekaligus kami menggelar launching Aplikasi SIP Dapil yang dilaksanakan oleh KPU Provinsi, Aplikasi ini merupakan aplikasi pendukung untuk memudahkan pemilih mengecek namanya dalam daftar pemilih" tambah Nhany. Dalam laporan KPU Pangkep DPB 3 bulan terakhir sebagaimana laporan dalam Rakor Forum stakeholders yang di tetapkan sepanjang bulan September sebanyak 232.587 Pemilih,  Oktober 232.545 Pemilih, November 232.836 Pemilih dan Desember untuk sementara sebanyak 232.766 Pemilih yang selanjutnya akan ditetapkan di akhir bulan ini.Data DPB 3 Bulan terakhir (September-November) Sepanjang Tahun 2021 KPU pangkep telah menjaring Pemilih baru sebanyak 514 Pemilih yang TMS 5.796  Pemilih (TMS karena belum KTP-el dibulan September sebanyak 5.563) dan Ubah Data sebanyak 640 Pemilih. dibulan Desember sementara Pemilih baru sebanyak 133 Pemilih, TMS 203 Pemilih dan Ubah data 12 Pemilih. Terakhir KPU Pangkep memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung Pelaksanan DPB tahun 2021dan terus meminta dukungan kepada para stakeholders yang hadir untuk bisa terus bersinergi dalam menyusun pelaksanaan DPB Tahun 2022 mendatang sambil menunggu tahapan Pemilu Nasional Tahun 2024 demi menghasilkan DPT yang lebih berkualitas di masa mendatang.

KPU PANGKEP BERIKAN PEMBEKALAN KEPADA KADER DESA PEDULI PEMILU DAN PEMILIHAN DESA BENTENG

Benteng, 01 Desember 2021, bertempat di Kantor Desa Benteng, KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan melaksanakan pembekalan kader Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di Lokus Desa Benteng Kecamatan Mandalle pada Rabu, (01/12/21). Kegiatan pembekalan dibuka langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Burhan.A dan turut dihadiri oleh Anggota KPU Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Saiful Mujib yang dalam kesempatan tersebut turut menjadi fasilitator bagi para kader DP3.  “Kedepannya, pasca kegiatan pembekalan ini diharapkan bagi para peserta DP3 Desa Benteng dapat mengajak minimal 3 kader untuk menyebarluaskan pemahaman dan ilmu yang diperolehnya dari program ini kepada masyarakat yang lebih luas, sehingga mampu mendorong kualitas demokrasi, khususnya dalam proses pemilu maupun pemilihan” ujar mujib. Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 01 hingga 03 Desember 2021 ini, KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan turut mengundang beberapa narasumber eksternal, antara lain Kepala DPMD Kabupaten Pangkep, Abdul Haris Has yang memberikan gambaran terkait arti sebuah demokrasi dalam sebuah Pilkades, mengingat Desa Benteng yang belum lama ini melaksanakan Pemilihan Kepala Desa. Para kader DP3 Desa Benteng juga turut diberi pembekalan oleh Akademisi Universitas Hasanuddin, Fajlurrahman Jurdi terkait pendidikan politik untuk mencegah politik uang, serta materi untuk mengasah kemampuan komunikasi publik. “Ketika kita terjerumus dalam praktik politik uang, maka saat itu pula pilihan kita untuk memilih calon pemimpin bukan berdasarkan kemampuan sang calon, sehingga kita sebagai pemilih tidak mendapatkan Pemimpin yang berkualitas.” ujar Dosen Fakultas Hukum Unhas ini. Sementara itu, dalam upaya menyadarkan kader DP3 Desa Benteng untuk menghindari kampanye berbau SARA, Kaban Kesbangpol Kabupaten Pangkep, Amril mengungkapkan bahwa “perbedaan suku, agama, ras dan golongan bukan untuk dipertentangkan, namun dapat dijadikan alat untuk mempersatukan.” Sebagai pamungkas pembekalan kader DP3 Desa Benteng, Anggota KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Misna M. Attas turut memberikan wejangan kepada para peserta bahwa buta yang paling buruk adalah buta politik, “melalui sebuah keputusan politik, dapat merubah banyak aspek dalam kehidupan.” ungkap Misna.    

KPU PANGKEP KUKUHKAN 25 PESERTA DESA PEDULI PEMILU DAN PEMILIHAN DESA BENTENG

Benteng, 03 Desember 2021, bertempat di Kantor Desa Benteng, KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan mengukuhkan kader Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di Lokus Desa Benteng Kecamatan Mandalle pada Jumat, (03/12/21).  Dengan berpakaian ala petani, 25 orang peserta yang berasal dari beragam profesi dan usia ini, dikukuhkan langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Burhan.A. Sebelumnya, para kader telah diberikan pembekalan selama tiga hari mulai tanggal 01 hingga 03 Desember 2021. Para peserta diberi pembekalan tentang pendidikan politik dasar, bahaya politik uang dan kampanye SARA, serta melatih kemampuan berbicara dan persuasif melaui materi komunikasi publik. Kedepannya para kader Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di Lokus Desa Benteng diharapkan siap menjaga dan mengawal Demokrasi yang sehat dan bersih di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dengan tetap berpedoman pada Perundang-Undangan yang berlaku.

Populer

Belum ada data.